Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

Polri Serius Tangani Kasus Novel Baswedan, Sketsa Terkini Pelaku Sudah Didapatkan

Gambar
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menunjukkan sketsa terbaru wajah terduga pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Sketsa diperoleh berdasarkan keterangan saksi yang ada di lokasi kejadian. "Ini adalah dari saksi yang sangat penting karena 5 menit sebelum kejadian ada di dekat masjid. Dia mencurigakan yang kami duga dia pengendara sepeda motor," kata Tito dalam konferensi pers seusai pertemuan di kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (31/7/2017). Saksi melihat terduga pelaku berdiri mencurigakan di dekat masjid tempat Novel menunaikan salat subuh berjemaah. Terduga penyerang Novel itu memiliki ciri-ciri bertubuh ramping, tinggi 167-170 cm, kulit agak hitam, dan rambut keriting. Saksi yang dimaksud Tito tak bersedia diungkap namanya. Tetapi saksi tersebut dinilai sangat penting oleh kepolisian. Pihaknya juga bekerja sama dengan kepolisian Australia (AFP) untuk mengungkap kasus ini. "...

Membanggakan, "Dato Paduka Seri" dari Sultan Brunei kepada Kapolri

Gambar
Jakarta - Setelah Survei Kompas menunjukkan Kinerja dan citra Polri semakin di apresiasi publik di bawah kepemimpinan Kapolri Jendral M. Tito Karnavian, Senin (3/7/17). Kapolri juga Menerima Bintang Kebesaran Negeri Brunei Darussalam "PADUKA KEBERANIA TERBILANG" dengan panggilan "DATO PADUKA SERI" di Istana Nurul Iman, Sabtu (15/7/17). Penghargaan tertinggi dari Yang Mulia Paduka Seri Baginda Sultan Haji Hassanal Bolkiah kepada Jendral M. Tito Karnavian, MA PhD bertepatan dengan ulang tahun Sultan Brunei ke-71. Pemberian penghargaan tidak hanya disaksikan lingkungan Kesultanan Brunei saja, namun disaksikan 5.000 tamu undangan dari berbagai negara dan bertepatan juga dengan Hut Bhayangkara ke-71. Menjadi kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia karena selain penghargaan tertinggi, disaksikan ribuan tamu undangan dari berbagai negara dan hanya satu satunya polisi, sedangkan satu orang lainnya adalah Panglima Tentara di Radja Malaysia. Bravo Polri semoga dibawah...